SELAMAT DATANG DI BLOG ADAM SULUNG PRAYOGA
Tampilkan postingan dengan label article. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label article. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 September 2008

18 cara mempercepat kinerja windows xp

Berikut adalah tips tambahan dan lebih lengkap untuk mempercepat Windows XP Anda. Ini melengkapi artikel-artikel sebelumya yang membahas seputar mempercepat kinerja Windows XP.

(Kalau masih kurang cepat, waktu memakai komputer sambil berlari ya dijamin cepet :) )

  1. Lakukan defragmentation
  2. Kalau RAM anda dibawah 512M, tambahkan RAM Memori, paling tidak 512 M, supaya aktifitas swaping Harddisk berkurang
  3. Pastikan harddisk anda diformat memakai NTFS. Mengeceknya gampang:
    • Klik dobel My Computer, kemudian klik kanan drive C:
    • pilih Properties, lihat di box, File Systemnya apa, FAT32 atau NTFS
    • Kalau belum NTFS, cara konversinya gampang tidak usah reinstall ulang.
      Caranya begini:
      • Backup dulu data-data yang penting (untuk menghindari kalau terjadi kesalahan2)
      • Klik Start, Run, ketik CMD
      • Pada prompt ketikkan : CONVERT C: /FS:NTFS lalu tekan tombol ENTER
      • Proses akan memakan waktu beberapa saat
      • Sebelum melakukan ini pastikan komputer anda bebas dari Virus
  4. Matikan fasilitas File Indexing. Proses ini sering memakan waktu
    Caranya gampang:
    • Klik kanan drive C:
    • Pilih properties
    • Buang centang pada pilihan: Allow indexing service to index this disk for fast file searching
    • Apply
    • proses akan memakan waktu beberapa saat
    • Jika muncul Access is denied, klik Ignore
  5. Jika memungkinkan, update Video driver anda dengan yang terbaru sesuai chipset anda
  6. Sebulan sekali lakukan disk cleanup.
    Caranya:
    • klik kanan drive C:
    • pilih properties
    • klik tombol disk cleanup
    • hapus seluruh temporary file
  7. Pastikan device IDE ATA/ATAPI menggunakan DMA (Direct Memory Access), caranya:
    • Masuk ke Control Panel, System, klik Hardware, Device Manager
    • Klik dobel pada IDE ATA/ATAPI device, dan pastikan DMA sudah di enable baik yang primary maupun yang secondary.Caranya:
      • klik dobel pada Primary IDE channel
      • klik Advance Setup
      • set Transfer mode ke “DMA if available“
      • lakukan pada Secondary channel
  8. Buang semua spyware dari komputer. Gunakan misalnya program gratis dari Lavasoft AdAware atau yang lain. Pastikan anda selalu mengupdate data terbaru.
  9. Buang program-program dan service yang tidak terlalu penting dengan MSCONFIG. Lihat artikel Mempercepat StartUp Windows XP
  10. Uninstal program-program yang tidak terlalu penting dengan Control Panel, Add remove Program
  11. Matikan seluruh fasilitas animasi yang tidak perlu dan disable Active Desktop.
    Caranya:
    • Masuk ke Control Panel
    • klik dobel System
    • Klik Advance Tab
    • Pada performace, Klik tombol Setting
    • Kalau mau gampangnya, pilih Adjut for best performance
    • Kalau ingin pilih-pilih, silakan buang centang yang tidak perlu. Tidak usah takut, kalau salah centang tidak akan menyebabkan masalah, ini hanya masalah responsiveness
  12. Pastikan anda hanya menginstall satu program antivirus di dalam PC anda. Program anti virus memakan resources.
  13. Pastikan anda menginstal font tidak lebih dari 500 type. Semakin banyak font yang anda install, maka komputer akan semakin lambat. Cek dari klik Start, Control Panel lalu klik Font
  14. Jangan partisi hardisk anda lebih dari 1, misalnya drive C dan D. Lebih efisien bila anda membuat hanya 1 partisi, misalnya hardisk 80 MB, dipartisi hanya 1 untuk drive C saja.
    NTFS lebih efisien bila bekerja pada sebuah partisi yang besar dari pada beberapa partisi kecil
  15. Check system RAM anda. Gunakan program MEMTEST86. Bisa di download disini. Ini akan membuat disket bootable atau CD bootable. Lakukan test pada RAM, dan pastikan seluruh test lulus minimal 3 pass. Jika program menemui Error, matikan komputer dan cabut salah satu RAM (bila ada beberapa chip RAM), dan lakukan test ulang. Bila masih terjadi error–> ganti RAM anda. Ingat RAM tidak bisa diperbaiki, bisanya cuma dibuang aja dan diganti baru :) .
  16. Pastikan CD atau DVD anda mempunyai driver terbaru. Dan jangan lupa, keluarkan CD dari CD drive bila tidak diperlukan
  17. Paling tidak setahun sekali buka komputer anda, dan bersihkan debu-debu yang ada di dalamnya.
  18. Jika dengan cara-cara ini, komputer masih lambat bin Lelet, rasanya lebih baik kalau Windows XP nya di reinstall ulang. Sebelum reinstall, ingat-ingat: backup data-data penting anda, driver-driver pendukung sudah siap atau belum.
Read more...

windows nt 3.5

Windows NT 3.5 adalah versi Windows NT pertama yang menggunakan nama "Windows NT Workstation" dan Windows NT Server untuk edisi-edisi yang diturunkan darinya. Berbeda dari versi sebelumnya, Windows NT 3.1 yang dinamakan dengan Windows NT (saja) dan WIndows NT Advanced Server.

Pada bulan Juli 1995, Windows NT 3.5 dengan Service Pack 3 memiliki rating C2 oleh National Security Agency (NSA) dengan menggunakan pengujian TCSEC C2 Criteria.

Versi Intel x86 dari Windows NT 3.5 tidak akan bekerja dengan prosesor x86 yang lebih baru dibandingkan dengan prosesor Intel Pentium yang asli (P5), sehingga Pentium MMX, Pentium Pro, Pentium II, dan prosesor-prosesor baru pun tidak didukung olehnya.

Windows NT 3.5 dihentikan dukungannya pada tanggal 31 Desember 2000.


Microsoft Windows
MS-DOS /9x 1.0 · 2.0 · 2.1x · 3.0 · 3.1x · 95 · 98 · Me
NT NT 3.1 · NT 3.5 · NT 3.51 · NT 4.0 · 2000 · XP (edisi) · Server 2003 · Fundamentals for Legacy PCs · Vista (edisi) · Home Server · Server 2008
CE CE 1.0 · CE 2.0 · CE 3.0 · CE 4.0 · CE 5.0 · CE 6.0 · Mobile
Masa depan 7 · Server 7
Projek dibatalkan Cairo · Nashville · Neptune · Odyssey
Projek terkait OS/2 Read more...

windows nt versi 5.x

Windows NT 5.x merupakan sebuah jajaran keluarga sistem operasi berbasis kernel Windows NT yang terdiri atas Windows 2000 (versi internalnya adalah 5.0.2195), Windows XP (versi internalnya adalah 5.1.2600) serta Windows Server 2003 (versi internalnya adalah 5.2.3790)[1]. Meskipun demikian, versi 5.x yang terkenal hanyalah Windows 2000 dan Windows XP saja, mengingat Windows Server 2003 merupakan Windows yang khusus digunakan pada komputer server, sementara Windows 2000 dan Windows XP merupakan sistem operasi mainstream.

Sistem operasi ini ditujukan untuk menggantikan sistem operasi terdahulu, semacam Windows NT 4.0 dan Windows 98/ME yang telah usang (kurang dapat memenuhi kebutuhan komputasi modern), seperti halnya masih menggunakan sistem operasi MS-DOS real-mode, banyaknya celah keamanan dan lain sebagainya.

Keluarga Windows NT 5.x, bertambah satu lagi dengan munculnya Microsoft Windows Fundamentals for Legacy PCs yang dirilis pada tahun 2006, yang memungkinkan bagi para pengguna korporat yang menggunakan mesin-mesin tua untuk memperoleh standar keamanan yang modern yang hanya dapat diperoleh melalui Windows versi baru, sementara mereka belum mau melakukan upgrade ke perangkat keras yang baru.

Sejarah pengembangan

Keluarga sistem operasi Windows NT 5.x dimulai saat Windows 2000 dikembangkan, yang secara internal di dalam Microsoft disebut sebagai Cairo dan kemudian diubah menjadi Windows NT 5.0, sebagai calon penerus sistem operasi Windows NT 4.0 yang rencananya hendak dirilis pada tahun 1998, dua tahun setelah NT 4.0 dirilis. Tetapi, ketika sampai pada September 1998, NT 5.0 belum selesai dikerjakan (masih pada tahap beta 2 yang dirilis pada Agustus 1998) dan akhirnya peluncurannya pun ditunda hingga akhir tahun 1999 atau pada awal 2000. Pada waktu itu, Microsoft pun menunjukkan bahwa masa depan sistem operasi Windows adalah penggabungan antara kemudahan yang dimiliki oleh Windows untuk pengguna rumahan (Windows 95/98/ME) dengan kestabilan dari kernel Windows NT. NT 5 diharapkan merupakan perwujudan dari ide seperti itu.

Beta 2 dari NT 5 yang dirilis pada bulan Agustus 1998 menampilkan fitur-fitur baru, yakni Personalized Start Menu, dukungan perangkat keras yang lebih baik dan akhir bagi petaka "DLL hell". Setelah itu, Microsoft mempublikasikan bahwa Windows NT 5 ditujukan secara terbatas untuk sistem operasi yang berorientasi bisnis, mengingat mengintegrasikan beberapa fitur dari Windows 98 semacam WebTV for Windows ternyata menambah lama waktu pengembangan Windows NT 5.

Akhirnya pada 27 Oktober 1998, Microsoft mengubah namanya menjadi Windows 2000[2], menyebabkan nama NT 5 menjadi sejarah saja.

Meski Windows NT terdahulu merupakan sebuah sistem operasi yang multiplatform (dapat berjalan di atas platform x86, DEC Alpha, MIPS, dan IBM PowerPC), Windows NT 5.x hanya mendukung sistem x86 saja. Pada tahun 2002, saat merilis sistem operasi Windows XP 64-bit Edition, Windows NT 5.x juga mendukung platform 64-bit IA-64 (Itanium dan Itanium 2).

Pada tahun 2005, Windows NT 5.x juga diperbarui lagi agar dapat mendukung platform x86-64[3] , yang dapat menjalankan prosesor AMD Opteron, AMD Athlon 64, AMD Turion, serta Intel Xeon dan mengeluarkan semua kemampuannya.

Saat ini, sistem operasi terbaru, Microsoft Windows Vista, yang merupakan penerus Windows NT 5.x, memiliki nomor versi 6.0.6000.

Read more...

Selasa, 09 September 2008

Windows 2008 TS, apakah lebih baik dari Citrix?

Semenjak dikenalkannya Terminal Services (NT4) , Microsoft selalu berkompetisi vendor lainnya seperti Citrix. Seperti kita ketahui sampai dengan Windows 2003, Terminal Services belum benar-benar menyediakan features atau kemampuan yang dapat diberikan oleh Citrix. Bagaimana dengan Windows 2008 TS?

Dari CD Windows 2008 Beta version, Terminal Services telah mengalami banyak kemajuan yang signifikan dari generasi sebelumnya (W2K3, W2K, NT4-TS).

Fungsi baru ini dapat membuat Windows Server 2008 Terminal Services menjadi Enterprise Solution untuk Server Based Computing.

Saya mencoba membahas features yang terdapat dalam Windows Server 2008 Terminal Services, yaitu:

  • Terminal Services RemoteApp™
  • Terminal Services Gateway
  • Terminal Services Web Access
  • Terminal Services Easy Print
  • Terminal Services Session Broker

• Terminal Services RemoteApp™

Dapat dikatakan sebagai Centralizes Applications. Menyediakan local desktop dengan akses ke remote applications. Dari sisi user, aplikasi tampil akan tampil di local PC dan dapat di buka dengan 4 cara yaitu:

  1. Icon di local desktop
  2. Start Menu
  3. Klik files yang telah di assign dengan remote application
  4. Link melalui web site (Terminal Services Web Access)

Note: Citrix: fungsi ini dapat ditemukan di Publish Application dan mulai di Citrix 1.8 (1999)

• Terminal Services Gateway

Penigkatan dari Remote Access Solution. Memungkinkan users akses ke remote desktop dari internet melalui Remote Desktop Connection 6. Koneksi ini menggunakan SSL Encryption dan SSL Connection .

Note: Citrix: fungsi ini dapat ditemukan di Citrix Access Gateway dan mulai di Citrix XP (2000)

• Terminal Services Web Access

User dapat mengakses Terminal Services RemoteApp™ applicationsi melalui Web Browser.

Note: Citrix: fungsi ini sudah ada di Citrix XP (2000) dahulu disebut NFuse.

• Terminal Services Easy Print

Fungsi ini untuk mempermudah printing dari remote desktops (Universal Driver). Generasi sebelumnya setiap driver printer harus di loading didalam Terminal Server, dan akan diinstall di Terminal Server sebelum digunakan. Dengan Fungsi ini local PC dapat mencetak dari printer apapun yang telah terinstall di local PC melalui Remote Desktops.

Note: Citrix: fungsi ini sudah ada di Citrix 1.8 (1999)

• Terminal Services Session Broker Reconnects

Fungsi ini menyediakan load balancing dan clustering services. Di Terminal Services Session Broker, session baru akan di distribusikan ke server2 Terminal Services untuk mengoptimalkan performance dan user dapat re-connect ke session yang terputus tanpa mengetahui di server mana ia berada. Salah satu features adalah kita dapat menentukan apakah user dapat connect atau tidak pada Terminal Server.

Note: Citrix: fungsi ini sudah ada di Citrix XP (2000)

Saya memberikan footnote pada setiap features Windows 2008 TS, ini memberitahukan kita bahwa Microsoft telah tertingggal oleh vendor lainnya. Akhirnya Microsoft dapat memberikan Enterprise Thin Client solusion. Good Work. Btw, Saya telah banyak membahas SBC khususnya Microsoft dan Citrix di http://iswarade.wordpress.com

Read more...

Setelah Web 2.0, Kini Giliran Web 3.0

Selasa, 09 September, 2008 oleh Adam Sulung Prayoga

Jika dunia seluler dikenal istilah 3G, maka di Internet ada yang namanya Web 3.0. Wow, apa pula ini? Apa bedanya dengan Web 2.0 yang sekarang sedang marak? Jangan salah, ternyata orang Indonesia juga sudah ada yang mengembangkannya.

Saat ini kita memasuki generasi kedua dari website atau disebut dengan web 2.0. Pada generasi sebelumnya yaitu web 1.0 memiliki ciri-ciri umum yang mencolok yaitu consult, surf dan search. Jadi pada jaman web 1.0 kita kebanyakan hanya sekedar mencari atau browsing untuk mendapatkan informasi tertentu.

Sosial

Kemudian hadir web 2.0 untuk menggantikan Web 1.0 dimana interaksi sosial di dunia maya sudah menjadi kebutuhan sehingga era Web 2.0 ini memiliki beberapa ciri mencolok yaitu share, collaborate dan exploit. Di era Web 2.0 sekarang, penggunaan web untuk berbagi, pertemanan, kolaborasi menjadi sesuatu yang penting. Web 2.0 hadir seiring maraknya pengguna blog, Friendster, Myspace, Youtube dan Fickr. Jadi disini kehidupan sosial di dunia maya benar-benar terasa.

Era Web 2.0 tidak membutuhkan orang jenius yang hanya berkutat sendiri di ruang tertutup atau laboratorium untuk membuat teknologi baru yang dipatenkan agar membuat dirinya menjadi terkenal. Tapi era ini lebih membutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya sehingga terbentuk komunitas online besar yang menghapuskan sifat-sifat individu.

Namun lambat laun kebiasaan dan kebutuhan orang di dunia maya selalu berubah dan bertambah. Hal ini juga sejalan dengan semakin cepatnya akses internet broadband dan teknologi komputer yang semakin canggih. Jika pada telekomunikasi sudah mulai terdengar isu era 4G, begitu juga yang terjadi pada dunia website yang juga memunculkan isu akan segera hadirnya era baru yaitu Web 3.0. Teknologi web generasi ketiga ini merupakan perkembangan lebih maju dari Web 2.0 dimana disini web seolah-olah sudah seperti kehidupan di alam nyata. Web 3.0 memiliki ciri-ciri umum seperti suggest, happen dan provide.

Jadi, disini web seolah-olah sudah seperti asisten pribadi kita. Web mulai mengerti kebutuhan kita dengan bisa memberi saran atau nasehat kita, menyediakan apa yang kita butuhkan. Dengan menggunakan teknologi 3D animasi, kita bisa membuat profil avatar yang sesuai dengan karakter, kemudian melakukan aktivitas di dunia maya seperti layaknya di dunia nyata. Kita bisa berjalan-jalan, pergi ke mall, bercakap-cakap dengan teman yang lain. Ya, Web 3.0 adalah dunia virtual kita.

Buatan Indonesia

Di web 3.0 ini, sudah terjadi konvergensi yang sangat dekat antara dunia TI dengan dunia telekomunikasi. Dunia web dan telco berkembang pesat seiring dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan perangkat TI dan telekomunikasi nantinya sudah seperti sama saja tidak ada bedanya. Saat ini saja pertanda seperti itu sudah mulai bisa kita rasakan walaupun masih belum sempurna. Kita bisa menonton tivi di ponsel atau komputer, bisa mengakses internet di ponsel, bisa melakukan SMS dan telepon dari komputer. Ya karena konvergensi terhadap berbagai perangkat seperti hukum alam yang tidak bisa dielakkan. Semua mengalami evolusi menuju dunia yang lebih maju.

Apakah saat ini sudah ada website sebagai pertanda bakal masuknya era web 3.0? Ya, model web 3.0 sudah bisa dirasakan salah satunya adalah pada situs secondlife.com . Dan yang juga cukup membanggakan kita adalah, Indonesia sudah mampu untuk masuk ke dunia Web 3.0 ini dengan hadirnya lilofriends.com . Situs yang sudah mendekati model Web 3.0 asli karya anak bangsa yang dikembangkan oleh dikembangkan oleh Li’L Online Games dengan engine dari Altermyth Studio. Hmm…anak Indonesia hebat-hebat kan? Banyak lagi contoh lain karya anak bangsa berkualitas tinggi yang patut menjadi kebanggaan dan tidak kalah dengan produk buatan bangsa lain. Saatnya ayo berkarya terus memajukan Indonesia!

Read more...

Teknologi Web 2.0


Oleh : Adam Sulung Prayoga

Internet

Dunia internet seakan-akan telah menjadi bagian hidup dari masyarakat modern saat ini. Betapa tidak, karena internet secara lengkap menyediakan kebutuhan akan informasi, berita, serta ilmu pengetahuan. Dengan internet seolah-olah tidak ada lagi batasan antar ruang dan waktu dalam berkomunikasi dengan berbagai orang di berbagai belahan dunia. Sebagai konsumen dari teknologi web tentunya mengharapkan tampilan layar yang mengasyikan serta mudah dipakai dan dimanfaatkan. Pada dasarnya web merupakan suatu kumpulan hyperlink yang menuju dari alamat satu ke alamat lainnya dengan bahasa HTML (HyperText Markup Languange).

Teknologi AJAX

Dalam pengaplikasian web HTML tidak mungkin sendiri dalam membuat suatu desain yang benar-benar bagus. Oleh karena itu HTML selalu ditemani oleh CSS (Cascading Style Sheet) untuk mempercantik desain, JavaScript untuk membuat tampilan yang dinamis, dan XML (eXtensible Markup Language) yang digunakan untuk mendefinisikan format data . Teknologi penggabungan dari JavaScript dan XML saat ini yang marak disebut dengan AJAX (Asynchorous JavaScript And XML) yang menekankan pada pengelolaan content dalam website.

Perkembangan Web 2.0

Inovasi dalam dunia web semakin hari kian mengalami perkembangan yang berarti, ini dibuktikan dengan adanya Teknologi Web 2.0 yang dikembangkan sekitar tahun 2004. Walaupun sudah termasuk lama kedengarannya oleh para praktisi web, namum sebagian besar mereka masih bertanya-tanya tentang fungsi dan kegunaannya. Web 2.0 merupakan teknologi web yang menyatukan teknologi-teknologi yang dimiliki dalam membangun web. Penyatuan tersebut merupakan gabungan dari HTML, CSS, JavaScript, XML, dan tentunya AJAX.

Perkembangan web 2.0 lebih menekankan pada perubahan cara berpikir dalam menyajikan konten dan tampilan di dalam sebuah website. Dalam perkembangannya Web 2.0 diaplikasikan sebagai bentuk penyajian halaman web yang bersifat sebagai program desktop pada umumnya seperti Windows. Fungsi-fungsi pada penerapannya sudah bersifat seperti desktop, seperti drag and drop, auto-complete, serta fungsi lainnya. Aplikasi Web 2.0 disajikan secara penuh dalam suatu web browser tanpa membutuhkan teknologi perangkat yang canggih dari sisi user. Tidak mengherankan bila suatu aplikasi (software) dapat diakses secara online tanpa harus menginstalnya terlebih dahulu. Software tersebut misalnya software pengolah kata (seperti MS Word) atau software pengolah angka (seperti MS Excel).

Teknologi ke depan suatu software berbasisi web tidak lagi dijual melainkan suatu fasilitas gratis yang dapat digunakan setiap waktu. Permasalahan manajemen file juga tidak merepotkan, bahkan file dapat disimpan dan juga dapat di-sharing dengan user lain. Implementasi dari teknologi Web 2.0 dapat dilihat pada aplikasi sprearsheet pada Google yang merupakan aplikasi untuk operasi mengolah angka seperti MS Excel. Aplikasi ini dapat dilihat pada http://spreadsheets.google.com/ , tentunya aplikasi tersebut membutuhkan suatu akun Google untuk memasukinya.

Suatu web 2.0 biasanya digunakan sebagai akhir dari siklus peluncuran produk software, mengilustrasikan setiap produsen software tidak lagi meluncurkan produknya dalam bentuk fisik. Karena web menjadi platform, pengguna cukup datang ke website untuk menjalankan aplikasi yang ingin mereka gunakan. Hasil dari pengembangan fitur di dalam software dapat langsung dirasakan oleh pengguna. Software tidak lagi dijual sebagai produk namun berupa layanan (service).

Karakteristik Web 2.0

Kemudahan berinteraksi antara user dengan sistem merupakan tujuan dibangunnya teknologi Web 2.0. Interaksi tersebut tentunya haruslah diimbangi dengan kecepatan untuk mengakses, oleh karena itu diperlukan suatu bandwith yang cukup untuk loading data. Loading data tersebut dilakukan saat pertama kali membuka situs, data-data tersebut antara lain CSS, JavaScript, dan XML. Salah satu karakteristiknya adalah adanya dukungan pada pemrograman yang sederhana dan ide akan web service atau RSS. Ketersediaan RSS akan menciptakan kemudahan untuk di-remix oleh website lain dengan menggunakan tampilannya masing-masing dan dukungan pemrograman yang sederhana. Adanya kemajuan inovasi pada antar-muka di sisi pengguna merupakan karakter dari Web 2.0. Dukungan AJAX yang menggabungkan HTML, CSS, Javascript, dan XML pada Yahoo!Mail Beta dan Gmail membuat pengguna merasakan nilai lebih dari sekedar situs penyedia e-mail. Kombinasi media komunikasi seperti Instant Messenger (IM) dan Voice over IP (VoIP) akan semakin memperkuat karakter Web 2.0 di dalam situs tersebut.


Read more...
 
Free Virgo Blue MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com