SELAMAT DATANG DI BLOG ADAM SULUNG PRAYOGA
Tampilkan postingan dengan label console. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label console. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 September 2009

PERINTAH DASAR MYSQL

MySQL dikembangkan sekitar tahun 1994 oleh sebuah perusahaan pengembang software dan konsultan database bernama MYSQL AB yang berada di Swedia. Waktu itu perusahaan tersebut masih bernama TcX DataKonsult AB, dan tujuan awal dikembangkannya MySQL adalah untuk mengembangkan aplikasi berbasis web pada client. Awalnya Michael "Monty" Widenius, pengembang satu-satunya di TcX memiliki sebuah aplikasi UNIREG dan rutin ISAM buatannya sendiri dan sedang mencari antarmuka SQL yang cocok untuk diimplementasikan ke dalamnya. Mula-mula Monty memakai miniSQL (mSQL) pada eksperimennya itu, namun SQL dirasa kurang sesuai, karena terlalu lambat dalam pemrosesan query. Akhirnya Monty menghubungi David Hughes, pembuat mSQL yang sedang merilis versi kedua dari mSQL. Kemudian Monty mencoba membuat sendiri mesin SQL yang memiliki antarmuka mirip dengan SQL, tetapi dengan kemampuan yang lebih sesuai sehingga lahirlah MySQL. Tentang pengambilan nama MySQL, sampai saat ini masih belum jelas asal usulnya. Ada yang berpendapat nama My diambil dari huruf depan dan belakang Monty, tetapi versi lain mengatakan nama itu diambil dari putri Monty yang kebetulan juga bernama My.
II. Keistimewaan MySQL
Sebagai database server yang memiliki konsep database modern, MySQL memiliki banyak sekali keistimewaan. Berikut ini beberapa keistimewaan yang dimiliki oleh MySQL:
a.Portability
MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai OS seperti Windows, Linux, Unix, Mac OS, Solaris, Unix, Amiga, HP-UX, Symbian.
b.OpenSource"limited"
Dahulu MySQL didistribusikan secara open source (gratis), dibawah lisensi GPL sehingga kita dapat menggunakannya secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya. Namun, saat ini karena MySQL telah dibeli oleh SUN, maka kita tidak dapat lagi menikmati fitur-fitur baru yang ada di MySQL, karena SUN akan membatasi fitur-fitur baru ini hanya untuk user yang membeli lisensinya. Sehingga MySQL tidak lagi sebuah opensource yang benar-benar gratis lagi. MySQL sekarang hanya menyediakan fitur-fitur "dasar" saja yang saat ini sudah menggunakan versi 5.1. Untuk mendownloadnya silahkan download di sini dan dicari versi MySQL dengan OS kita.
c.Multiuser
MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami konflik. Hal ini memungkinkan sebuah database server MySQL dapat diakses klien secara bersamaan.
d.PerformanceTuning
MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
e.ColumnTypes
MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed/unsigned integer, float, double, char, varchar, text, blob, date, time, datetime, timestamp, year, set serta enum.
f.CommanddanFunctions
MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah SELECT dan WHERE dalam query.
g.Security
MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta password terenkripsi.
h.ScalabilitydanLimits
MySQL ammpu menangani database dalam skala besar dengan jumlah records lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 miliar baris. Selain itu, batas index yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
i.Connectivity
MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan TCP/IP, Unix soket (Unix), atau Named Pipes (NT).
j.Localisation
MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan (error code) pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa.
k.Interface
MySQL memiliki interface terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
l.ClientsdanTools
MySQL dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan untuk administrasi database, dan pada setiap tool yang ada disertakan petunjuk online.
m.StrukturTabel
MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE dibandingkan database lainnya.
III. Ketentuan Memberi Perintah dalam MySQL
Berikut adalah ketentuan-ketentuan member perintah pada MySQL:
• Setiap perintah harus diakhiri dengan tanda titik koma (;) atau dengan memberikan perintah \g atau \G. Namun, pada umumnya user menggunakan tanda titik koma untuk mengakhiri perintah pada MySQL.
• Setiap perintah akan disimpan dalam buffer (memori sementara) untuk menyimpan histori perintah-perintah yang pernah diberikan.
• Perintah dapat berupa perintah SQL atau perintah khusus MySQL.
• Perintah-perintah yang bukan SQL dapat dipendekkan dengan menggunakan \ dan huruf depan perintah.
• Perintah help atau \h digunakan untuk menampilkan daftar dan aturan memberikan perintah di lingkungan MySQL.
• Perintah-perintah dalam lingkungan MySQL tidak menerapkan aturan case sensitive, tetapi case insensitive yaitu perintah bisa dituliskan dalam huruf besar atau pun huruf kecil.
• Aturan case sensitive diterapkan pada penamaan objek-objek dalam database seperti nama database atau nama table, namun aturan ini hanya ada dalam lingkungan Unix dan Linux.
• Untuk melihat perintah-perintah yang sudah pernah kita ketikkan, tekan tombol tanda panah atas.
IV. Perintah-Perintah dasar MySQL
Untuk mengikuti tutorial ini, dianggap MySQL sudah terinstal dengan baik dalam sistem. Jika menggunakan Linux Centos, dan terhubung dengan internet, maka untuk menginstal MySQL cukup ketikkan:
# yum -y install mysql*
maka MySQL akan langsung terinstal ke dalam sistem Linux secara otomatis. Setelah itu nyalakan MySQL dengan cara:
# service mysqld start
maka MySQL siap untuk digunakan. Penulis menggunakan Linux Centos 5 dan MySQL versi 5.0 di dalam tutorial ini. Tulisan yang diberikan cetak tebal, maka itu berarti perintah-perintah MySQL.
1. Mengecek Paket MySQL
Untuk mengecek paket-paket MySQL, ketikkan perintah:
# rpm –qa | grep mysql

2. Melihat versi MySQL
Untuk melihat versi MySQL yang ada dalam sistem, ketikkan:
# mysql –version

3. Masuk ke MySQL
Ketikkan mysql pada sistem agar kita bisa masuk ke dalam database MySQL.


4. Melihat Database
Untuk melihat database apa yang di MySQL, ketikkan:
> show databases;


5. Membuat Database baru
Untuk membuat database baru, ketikkan perintah:
> create database nama_database;
Ingat: nama_database dirubah menjadi nama database sesuai dengan anda. Dalam tutorial ini kita akan membuat database latihan, sehingga perintahnya menjadi:
> create database latihan;


6. Menggunakan Database;
Untuk menggunakan database yang ada di MySQL, ketikkan perintah:
> use nama_database;
Karena kita telah membuat database latihan, maka kita akan menggunakan database ini, sehingga perintah tersebut menjadi:
> use latihan;

7. Membuat Table
Di dalam database latihan, kita akan membuat tabel-tabel dengan format:
> create table nama_tabel (nama_data tipe_data (panjang_karakter), ...);
Tipe-tipe data pada MySQL bermacam-macam dan dapat dilihat lengkap di sini. panjang_karakter merupakan jumlah karakter maksimum yang ditampung di dalam sebuah field. Kali ini, kita akan membuat tabel alamat yang berisi field no, nama, alamat, kota, telepon.

8. Melihat Table
Untuk melihat table yang sudah kita buat, ketikkan perintah:
> show tables;
Namun, untuk melihat sebuah table yang lebih lengkap beserta tipe-tipe datanya, ikuti format berikut:
> describe nama_table;
Dalam kasus kita,
> describe alamat;

9. Merubah Nama Field
Apabila kita ingin merubah nama field pada tabel yang sudah jadi, maka harus mengikuti format:
> alter table nama_table change nama_field_lama nama_field_baru tipe_data(panjang_karakter);
Pada perintah ini, tipe_data dan panjang_karakter dapat dirubah. Dalam kasus kita:
> alter table alamat change no nomor varchar(10);
Untuk melihatnya apa yang telah kita rubah, ketikkan:
> describe alamat;

10. Merubah Tipe Data
Jika kita ingin merubah tipe data sebuah field, maka harus mengikuti format:
> alter table nama_table modify nama_field tipe_data_baru(panjang_karakter);
Dalam kasus kita:
> alter table alamat modify kota varchar(17);

11. Menambah Kolom/Field
Format untuk menambah kolom/field pada sebuah tabel adalah:
> alter table nama_table add field_baru tipe_data(panjang_karakter);
Dalam kasus kita:
> alter table alamat add email varchar(20);

12. Menghapus Field/Kolom
Format untuk menghapus kolom/field pada sebuah tabel adalah:
> alter table nama_table drop nama_field;
Dalam kasus kita:
> alter table alamat drop email;

13. Mengganti Nama Tabel
Format untuk mengganti nama tabel adalah:
> alter table nama_table_lama rename nama_table_baru;
Dalam kasus kita:
> alter table alamat rename teman;

14. Memasukkan Data-Data
Format untuk memasukkan data-data pada sebuah tabel adalah:
> insert into nama_table values ('data_field_1','data_field_2',...);
Dalamkasuskita:

14. Mengubah Data-Data
Format untuk merubah data-data pada sebuah tabel adalah:
> update nama_table set nama_field='isian_baru' where nama_field_lain='isi_field_tersebut';
Contoh:
> update teman set nama='hari irah' where no=2;
maka nama seseorang yang berada di nomor 2 akan berubah menjadi hari irah.
15. Melihat Data-Data
Format umum untuk melihat data-data pada sebuah tabel adalah:
> select nama_field from nama_table where nama_field_lain='isi_field_tersebut';
Agar bisa lebih mengerti dengan pembahasan ini, cobalah tambah beberapa data seperti pada poin 13 dengan beberapa field memiliki nilai yang sama. Karena untuk melihat table memiliki banyak format, maka kita bisa melihat sebuah tabel dengan berbagai macam cara, seperti:
a. Menampilkan semua kolom
Format:
> select * from nama_table;
Contoh:
> select * from teman;

b. Menampilkan kolom tertentu
Format:
> select nama_field from nama_table;
Contoh:
> select nama, telepon from alamat;

c. Menampilkan kolom tertentu dengan kondisi tertentu
Format:
> select nama_field from nama_table where nama_field_lain='isi_field_tersebut';
Contoh:
> select nama from teman where kota='jakarta';

d. Menghindari Pengulangan Data Pada Kolom
Format:
> select distinct nama_field from nama_table;
Contoh:
> select distinct kota from teman;

e. Membatasi data yang ditampilkan
Format:
> select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table limit dari_baris,sampai_baris;
Contoh kita akan menampilkan data yang dimulai dari baris kedua sampai keenam, maka perintahnya adalah:
> select * from teman limit 2,6;

f. Mengurutkan data
Format:
> select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table order by nama_field klausa;
Klausa format ini ada 2 yaitu asc yaitu akan mengurutkan data naik dari yang terkecil dan desc yaitu kebalikannya.

g. Menggabungkan beberapa kondisi
Format:
> select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table where nama_field=’isi_field’ operator_logika nama_field=’isi_field’;
Opearator_logika disini ada 2 yaitu and dan or. Untuk melihat perbedaan diantara keduanya, perhatikan gambar dibawah ini:


h. Memberi batas data
Format:

> select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table where nama_field between isi_field and isi_field;


i. Mencari Data Dengan Kriteria Tertentu
Format:
> select nama_field_yang_mau_ditampilkan from nama_table where nama_field like ‘%’;
‘%’ ada 3 macam, yaitu:
‘keyword%’: Mencari data yang diawali dengan keyword
‘%keyword’: Mencari data yang diakhiri dengan keyword
‘%keyword%’: Mencari data yang mengandung keyword


j. Menghitung Sejumlah nilai (Fungsi Agregat)
Nama Fungsi Deskripsi
SUM() Menghitung jumlah nilai pada suatu kolom
AVG() Menghitung nilai rata-rata pada suatu kolom
MAX() Mencari nilai maksimal pada suatu kolom
MIN() Mencari nilai minimal pada suatu kolom
COUNT() Menghitung jumlah baris pada suatu kolom

16. Menghapus Tabel
Format:
> drop table nama_table;
Dalam kasus kita:

> drop table alamat;
17. Menghapus Database
Format:
> drop database nama_database;
Dalam kasus kita:
> drop database latihan;
18. Keluar dari MySQL
Format:
> quit;
atau
> exit; Read more...

Syntax dasar linux

Untuk masuk kedalam console bisa dilakukan dengan cara:Melalalui underdos pda linuk yaitu ctrl+Alt+F5 atau keluar dari console Alt + F7Melalui Aplication →System →Tool→ Teminal
Selanjutnya di bawah ini adalah syntak yang sering di gunakan:
1. Untuk masuk kedalam user root
,ketika kita kan menambah user ada dua cara: [rahmat@localhost ~]$ su root / su -l
Dengan sintak su root kita bisa masuk kedalam root akan tetapi kita tidak bisa menambah user di home pada linux.
Sementara dengan menggunkan su –l maka kita bisa langsung masuk kedalam root tanpa harus mamasukan password dan juga memungkinkan kita untuk menambah user
2. Untuk menambah user
Pastikan anda telah masuk ke root dengan posisi direktori sebagai berikut:
[rahmat@localhost ~]$ su _ -l akan menjadi
[root@localhost ~]# adduser_ “terserah”
[root@localhost ~]#passwd _“123456”
Retype “123456”.
Setelah itu kita akan masuk kedalam user yang telah kita buat
[root@localhost ~]# su_ “terserah” kemudian masukan pasword jika di minta ,sehingga menjadi :
[“terserah”@localhost~]$
3.Membuat direktori /file dalam direktori
Untuk membuat direktori dalam user kita bisa menggun\kan sintak:
[“terserah”@localhost~]$ mkdir _(nama direktori) ,jika kita ingin membuat file dalam direktori bisa menggunakan dua pilihan pertama yang jelas harus masuk dulu kedalam direktori yang telah di buat degan cara sbb:
[“terserah”@localhost~]$ cd_ (nama direktori) sehingga menjadi:
[“terserah”@localhost(nama direktori)~]$ vi / cat_( nama file) kemudian ketikan isi dari file tersebut terserah anda missal:
“Aku suka dengan orang baik ”
Aku juga tidak suka dengan orang jelek seperti lho..”
Jika anda masuk underdos linuk melalui Ctrl +Alt +F5 maka Enter tekan tombol Ctrl + D, akan tetapi jika masuk kedalam under dos linux melalui system aplication terminal linux tekan tombol INSERT → Esc , Kemudian ketikan
:Wq! Ini merupakan perintah Untuk menyimpannya kemudian keluar dari file tersebut
Untuk membuka file bisa menggunakan cat (nama file) /
[“terserah”@localhost(nama direktori)~]$ vi _(nama file),
Untuk menggabungkan dua file anda bisa menggunakan
cat file1 file2 / vi_ namafile1_ nama file2
Ada banyak sintak yang digunkan dalam underdos linux tergantung ketika kita menggunakan Under dos linux tersebut jika kita masuk Under Dos melalui Ctrl+Alt + F5
maka gunaka perintah – perintah berikut:
Cd /home
Perintah ini digunakan untuk mesuk kedalam home dan dilam home inilah kita dapat melihat user~user yang ada untuk melihatnya gunkan perintah ls -l
[“terserah”@localhost~]$ cd /home
[“terserah”@localhost/home$ ls -l
rmdir
perintah ini digunakan untuk menghapus direktori yang ada isinya dan jika direktori tak berisi maka bisa menggunakan perintah rm _ nama direktori(file).
Dengan format:
[“terserah”@localhost~/nama direktori]$ rmdir / rm _ nama file ,
Cat
Perintah yang di gunakan untuk membuat file dengan format,
[“terserah”@localhost~/nama direktori]$ cat > nama file,
Nah kalau mau buka file maka kita bisa gunain perintah seperti ini nih
[“terserah”@localhost~/nama direktori]$ cat _ nama file, gampangkan ..?
Kalau mau menambah isi file cat >> namafile
Cp dan mv
Perintah yang satu ini di gunakan untuk mengcopy suatu file sedangkan mv di gunain untuk memindahkan suatu file ke direktrori lain
Sintaknya coba perhatikan yang satu ini;
[“terserah”@localhost~/nama direktori]$ cp _namafile_/home/nama user/direktori/nama fileyang baru(atau enggak usah dibuat)
Perintah mv formatnya juga sama kayak format cp Cuma tinggal ganti cp menjadi mv ,oh ..ya ada satu lagi cara untuk mindahin or copy caranya masuk dulu ke home daripada pusing coba plototin yang satu ini
[“terserah”@localhost/home$ cp /home/namauser/namadirektori/namafile_ /home/namauser/direktoritujuan/bisa ganti atau enggak
Tapi perintahnya terlalu ribet kalau enggak mau pake ya Ora opo-opo ojo ngambek(cape dech….)
Simbolink
Apaan tuch simbolink?” perintah ini digunkan untuk melink misal kita mau melink file1 ke dalam file2 maka ketika kita mengubah file2 maka file1 secara otomatis akan ikut berubah istilahnya nyadap alias mbajak…..he…he. .formatnya: ln _-s _ namafile.
Chmod
Ini merupakan perintah yang penting loh….maksudnya perintah genting
Cuma ngarang so jangan terlalu serius oke..!
Maksud dari chmod adalah merubah ijin akses agar bisa mengutak-atik dalam user orang caranya masuk aja dulu ke dalam user /home lalu ubah nilainya yang terdiri
home _group_ user, yang di ilustrasikan denagn character r, w,x misal:
; drwx_wxr_x
Character ini memiliki nilainya yang bisa kita ganti –ganti ,nilai-nilainya sbb:
r = read=membaca=4
w=write=menulis/merubah=2
x=exutable=eksekusi/menjalankan=1
misal kita mau merubah sebuah user dengan format
chmod _ 707_namauser
sehingga menjadi
; drwx _ _ _rwx namauser
Kalau emang pengen bisa coba aj langsung di coba jadi enggak Cuma baca yang Cuma buat bete….iya enggak?
Kalau yang diatas kita masuk melalu console dengan cara Ctrl+Alt + F→
Maka kalau yang ini kita akan coba masuk console melalui Aplication →System →Tool→ Teminal
[“terserah”@localhost~]$ vi dok1 dok2
Perintah tersebut untuk menggabungkan dua document yang berbeda
:n =Perintah yang digunkan melanjutkan pembacaan kedocument berikutnya
:rew=untuk kembali ke document sebelumnya
O= menambahkan baris baru kebawah
ndw= menghapus kata sebanyak n misal n=3
ndd=menghapus dua kata
nyw=untuk mengcopy sedangakan p= paste
:w! = write=menyimpan saja
:q! = quite=keluar= keluar saja,
Cw = menghapus bagian depan kalimat
:!ls = untuk menampilakn isi dari directory latihan (keluar sementara) kembali tekan kusor keatas.
:!sh= untuk keluar dari editor Vi(masuk kelocalhost tetapi belum benar-benar masuk ke localhost) tanpa menyimpanya,
:e_ dok3 = membuka nama document sewaktu sedang mengedit document (hanya di gunakan jika file yang kita edit telah di simpan )
: e !dok = membuka file sewaktu sedang mengedit document tanpa menyimpan perubahan yang sedang dilakukan
Tekan U, Ctrl+R = untuk undo atau redo,
/[0-9] =untuk mencari numeric,
/ saja* = untuk mencari numeric pada kalimat
/ = mencari kata,
: s / yaitu / YAITU = untuk mencari kata yaitu pada sebuah baris lalu mengubahnya menjadi “YAITU”
:1, $ s/ saja / aje /g =untuk mengganti kata “saja” menjadi “Aje”
:1 , $ s / [A – Z] /\ l & /g = mengubah file dari semua huruf besar menjadi huruf kecil
:1 , $ s / [A – Z] /\ l & /g = mengubah file dari semua huruf kecil mnajdi huruf besar,
:1 , $ s / [0- 9 ] / / g = menghapus angka,
:1, $ s/ ^ / **/g = mencetak tanda ** diawal klaimat,
:1, $ s/ ^ / ++/g = mencetak tanda +++ di akhir kalimat,
:g /keluar /d = menghapus kata keluar dari semua baris
u/undo = menonaktifkan insertnya dengan tombol Esc lalu tekan U
/ ^ = mencari character di awal baris
/ i = mencari kata di seluruh baris ,
/ ba * = mencari kata berawalan “ba” / b,
/ me = mncari kata berawalan me -/ m
2u e!dok3 = membatalakan dua perintah yang telah kita lakukan sebelumnya
EXPRESI BERATURAN
Jenis Padanan PolaMatch satu character ( .)
/ p. / = mencari kata yang ada huruf pMatch awal baris ( ^ )
/^<> pada akhir baris,Match pilihan karakter […..]
/[0-9] =mencari numericMatch setiap karakter ( termasuk karakter kosong)
/ linux * = mencari kata yang ada kata linux
Pencarian String
/String = mencari kata string dari posisi kursor kebawah
?string = mencari kata string dari posisi krusor keatas
n = mengulangi pencarian string keatas
N = mengulangi pencarian string ke bawah
/ [0-9a – zA-Z] = mencari string alfanumeric,
?^ string = mencari baris yang di akhiri dengan string
/string$ = mencari baris dengan akhiri string
/[Uu]nix b= mencari kata UNIX
/unix =mencari kata unix (termasuk unixa, unixe ,dll)
Perintah-perintah lain dalam menggunakan Ekspresi beraturan
:1 , $ s / ^ / >>/ g = menyisipkan tanda >> pada setiap awal baris
:1 , $ s / ^ / <: g /unique/d = menghapus seluruh baris yang ada kata unique –nya
Read more...

Syntax dasar linux

Untuk masuk kedalam console bisa dilakukan dengan cara:Melalalui underdos pda linuk yaitu ctrl+Alt+F5 atau keluar dari console Alt + F7Melalui Aplication →System →Tool→ Teminal
Selanjutnya di bawah ini adalah syntak yang sering di gunakan:
1. Untuk masuk kedalam user root
,ketika kita kan menambah user ada dua cara: [rahmat@localhost ~]$ su root / su -l
Dengan sintak su root kita bisa masuk kedalam root akan tetapi kita tidak bisa menambah user di home pada linux.
Sementara dengan menggunkan su –l maka kita bisa langsung masuk kedalam root tanpa harus mamasukan password dan juga memungkinkan kita untuk menambah user
2. Untuk menambah user
Pastikan anda telah masuk ke root dengan posisi direktori sebagai berikut:
[rahmat@localhost ~]$ su _ -l akan menjadi
[root@localhost ~]# adduser_ “terserah”
[root@localhost ~]#passwd _“123456”
Retype “123456”.
Setelah itu kita akan masuk kedalam user yang telah kita buat
[root@localhost ~]# su_ “terserah” kemudian masukan pasword jika di minta ,sehingga menjadi :
[“terserah”@localhost~]$
3.Membuat direktori /file dalam direktori
Untuk membuat direktori dalam user kita bisa menggun\kan sintak:
[“terserah”@localhost~]$ mkdir _(nama direktori) ,jika kita ingin membuat file dalam direktori bisa menggunakan dua pilihan pertama yang jelas harus masuk dulu kedalam direktori yang telah di buat degan cara sbb:
[“terserah”@localhost~]$ cd_ (nama direktori) sehingga menjadi:
[“terserah”@localhost(nama direktori)~]$ vi / cat_( nama file) kemudian ketikan isi dari file tersebut terserah anda missal:
“Aku suka dengan orang baik ”
Aku juga tidak suka dengan orang jelek seperti lho..”
Jika anda masuk underdos linuk melalui Ctrl +Alt +F5 maka Enter tekan tombol Ctrl + D, akan tetapi jika masuk kedalam under dos linux melalui system aplication terminal linux tekan tombol INSERT → Esc , Kemudian ketikan
:Wq! Ini merupakan perintah Untuk menyimpannya kemudian keluar dari file tersebut
Untuk membuka file bisa menggunakan cat (nama file) /
[“terserah”@localhost(nama direktori)~]$ vi _(nama file),
Untuk menggabungkan dua file anda bisa menggunakan
cat file1 file2 / vi_ namafile1_ nama file2
Ada banyak sintak yang digunkan dalam underdos linux tergantung ketika kita menggunakan Under dos linux tersebut jika kita masuk Under Dos melalui Ctrl+Alt + F5
maka gunaka perintah – perintah berikut:
Cd /home
Perintah ini digunakan untuk mesuk kedalam home dan dilam home inilah kita dapat melihat user~user yang ada untuk melihatnya gunkan perintah ls -l
[“terserah”@localhost~]$ cd /home
[“terserah”@localhost/home$ ls -l
rmdir
perintah ini digunakan untuk menghapus direktori yang ada isinya dan jika direktori tak berisi maka bisa menggunakan perintah rm _ nama direktori(file).
Dengan format:
[“terserah”@localhost~/nama direktori]$ rmdir / rm _ nama file ,
Cat
Perintah yang di gunakan untuk membuat file dengan format,
[“terserah”@localhost~/nama direktori]$ cat > nama file,
Nah kalau mau buka file maka kita bisa gunain perintah seperti ini nih
[“terserah”@localhost~/nama direktori]$ cat _ nama file, gampangkan ..?
Kalau mau menambah isi file cat >> namafile
Cp dan mv
Perintah yang satu ini di gunakan untuk mengcopy suatu file sedangkan mv di gunain untuk memindahkan suatu file ke direktrori lain
Sintaknya coba perhatikan yang satu ini;
[“terserah”@localhost~/nama direktori]$ cp _namafile_/home/nama user/direktori/nama fileyang baru(atau enggak usah dibuat)
Perintah mv formatnya juga sama kayak format cp Cuma tinggal ganti cp menjadi mv ,oh ..ya ada satu lagi cara untuk mindahin or copy caranya masuk dulu ke home daripada pusing coba plototin yang satu ini
[“terserah”@localhost/home$ cp /home/namauser/namadirektori/namafile_ /home/namauser/direktoritujuan/bisa ganti atau enggak
Tapi perintahnya terlalu ribet kalau enggak mau pake ya Ora opo-opo ojo ngambek(cape dech….)
Simbolink
Apaan tuch simbolink?” perintah ini digunkan untuk melink misal kita mau melink file1 ke dalam file2 maka ketika kita mengubah file2 maka file1 secara otomatis akan ikut berubah istilahnya nyadap alias mbajak…..he…he. .formatnya: ln _-s _ namafile.
Chmod
Ini merupakan perintah yang penting loh….maksudnya perintah genting
Cuma ngarang so jangan terlalu serius oke..!
Maksud dari chmod adalah merubah ijin akses agar bisa mengutak-atik dalam user orang caranya masuk aja dulu ke dalam user /home lalu ubah nilainya yang terdiri
home _group_ user, yang di ilustrasikan denagn character r, w,x misal:
; drwx_wxr_x
Character ini memiliki nilainya yang bisa kita ganti –ganti ,nilai-nilainya sbb:
r = read=membaca=4
w=write=menulis/merubah=2
x=exutable=eksekusi/menjalankan=1
misal kita mau merubah sebuah user dengan format
chmod _ 707_namauser
sehingga menjadi
; drwx _ _ _rwx namauser
Kalau emang pengen bisa coba aj langsung di coba jadi enggak Cuma baca yang Cuma buat bete….iya enggak?
Kalau yang diatas kita masuk melalu console dengan cara Ctrl+Alt + F→
Maka kalau yang ini kita akan coba masuk console melalui Aplication →System →Tool→ Teminal
[“terserah”@localhost~]$ vi dok1 dok2
Perintah tersebut untuk menggabungkan dua document yang berbeda
:n =Perintah yang digunkan melanjutkan pembacaan kedocument berikutnya
:rew=untuk kembali ke document sebelumnya
O= menambahkan baris baru kebawah
ndw= menghapus kata sebanyak n misal n=3
ndd=menghapus dua kata
nyw=untuk mengcopy sedangakan p= paste
:w! = write=menyimpan saja
:q! = quite=keluar= keluar saja,
Cw = menghapus bagian depan kalimat
:!ls = untuk menampilakn isi dari directory latihan (keluar sementara) kembali tekan kusor keatas.
:!sh= untuk keluar dari editor Vi(masuk kelocalhost tetapi belum benar-benar masuk ke localhost) tanpa menyimpanya,
:e_ dok3 = membuka nama document sewaktu sedang mengedit document (hanya di gunakan jika file yang kita edit telah di simpan )
: e !dok = membuka file sewaktu sedang mengedit document tanpa menyimpan perubahan yang sedang dilakukan
Tekan U, Ctrl+R = untuk undo atau redo,
/[0-9] =untuk mencari numeric,
/ saja* = untuk mencari numeric pada kalimat
/ = mencari kata,
: s / yaitu / YAITU = untuk mencari kata yaitu pada sebuah baris lalu mengubahnya menjadi “YAITU”
:1, $ s/ saja / aje /g =untuk mengganti kata “saja” menjadi “Aje”
:1 , $ s / [A – Z] /\ l & /g = mengubah file dari semua huruf besar menjadi huruf kecil
:1 , $ s / [A – Z] /\ l & /g = mengubah file dari semua huruf kecil mnajdi huruf besar,
:1 , $ s / [0- 9 ] / / g = menghapus angka,
:1, $ s/ ^ / **/g = mencetak tanda ** diawal klaimat,
:1, $ s/ ^ / ++/g = mencetak tanda +++ di akhir kalimat,
:g /keluar /d = menghapus kata keluar dari semua baris
u/undo = menonaktifkan insertnya dengan tombol Esc lalu tekan U
/ ^ = mencari character di awal baris
/ i = mencari kata di seluruh baris ,
/ ba * = mencari kata berawalan “ba” / b,
/ me = mncari kata berawalan me -/ m
2u e!dok3 = membatalakan dua perintah yang telah kita lakukan sebelumnya
EXPRESI BERATURAN
Jenis Padanan PolaMatch satu character ( .)
/ p. / = mencari kata yang ada huruf pMatch awal baris ( ^ )
/^<> pada akhir baris,Match pilihan karakter […..]
/[0-9] =mencari numericMatch setiap karakter ( termasuk karakter kosong)
/ linux * = mencari kata yang ada kata linux
Pencarian String
/String = mencari kata string dari posisi kursor kebawah
?string = mencari kata string dari posisi krusor keatas
n = mengulangi pencarian string keatas
N = mengulangi pencarian string ke bawah
/ [0-9a – zA-Z] = mencari string alfanumeric,
?^ string = mencari baris yang di akhiri dengan string
/string$ = mencari baris dengan akhiri string
/[Uu]nix b= mencari kata UNIX
/unix =mencari kata unix (termasuk unixa, unixe ,dll)
Perintah-perintah lain dalam menggunakan Ekspresi beraturan
:1 , $ s / ^ / >>/ g = menyisipkan tanda >> pada setiap awal baris
:1 , $ s / ^ / <: g /unique/d = menghapus seluruh baris yang ada kata unique –nya
Read more...
 
Free Virgo Blue MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com